"Aku berharap, bisa membangun sebuah tembok besar bersama orang-orang yang aku sayangi, dimana aku dan orang-orang yang aku sayangi itu akan menjadi fondasi dan juga bata-bata kuat. Sehingga tercipta sebuah tembok yang begitu kuat dan rekat tak lekang oleh waktu." -Naw- Di suatu malam, selepas minggu penuh tenggat waktu pengumpulan tugas, aku bersama seorang sahabatku, Day, pergi untuk makan malam di sebuah tempat makan di Jalan Otista III. Sungguh lega rasanya beban-beban sudah banyak yang berkurang. Sembari makan, kami bercengkerama, membicarakan sesuatu yang biasanya tidak kita bicarakan. Kami membuka sebuah intermezo mengenai apa arti dari hubungan yang sebenarnya. Kami tersadarkan akan alasan mengapa kami berdua didekatkan. Ya, kami berdua didekatkan karena kami memiliki hobi yang sama, kami memiliki pemikiran yang cenderung selalu hampir sama, dan kami memiliki opini yang hampir serupa mengenai sesuatu, kami saling menerima kekurangan satu sama lain, dan kam...
Komentar
Posting Komentar